Yesus to jedno z najważniejszych imion w historii, co tak naprawdę oznacza nama Yesus? Untuk odpowiedzieć na to pytanie musimy przejść Untuk genezy tego imienia, czyli do Pisma Świętego. Kapan pierwszy raz zostało w nim wspomniane nama Yesus?

 

Memori Ibrani i aramejskiego, męskiego imienia יֵשׁוּעַ (Joszua, Joszue) możemy odnaleźć już w Perjanjian Lama. Dalam sebagian besar bahasa, termasuk bahasa Polandia, nama ini terjadi dalam bentuk "Joshua". Nama ini diberikan oleh Musa Di dalam Perjanjian Lama, Hosea, orang terpilih yang dilahirkan ke dalam perbudakan Mesir, dan kepadanya sebagai hakim dari dari orang-orang terpilih setelah kematian Musa dipercayakan untuk memimpin bangsa Israel ke Tanah yang Dijanjikan. Joshua adalah wyraźną zapowiedzią przyjścia na świat Mesias, który podobnie jak w Perjanjian Lama Hoseadi masa depan, akan menuntun orang untuk lebih baik, membimbing, menuntun jalan menuju keselamatan dan kehidupan kekal di kerajaan surga - yang kekal dan tidak dapat binasa. Tanah yang Dijanjikan.

 

Nama Joszua jest skróconym zapisem zdania, które mówi o tym, że Jahve to keselamatan. Pada masa-masa berikutnya nama to nadawano chłopcom w Izraelu, jednak nie była to częsta praktyka. Prorocy ze Perjanjian Lamayang mengumumkan kedatangan bagus Mesiasyang akan menyelamatkan dunia, juga tidak menggunakan nama itu secara langsung, tetapi menggunakan berbagai metafora dan kiasan sastra seperti Pangeran Perdamaian, EmmanuelJuruselamat.

 

Perjanjian Baru, terutama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani (Septuaginta), menyajikan sebuah nama Joszua w innym brzmieniu jako Ἰησοῦς („Iesous”). Właśnie ta wersja,  która różni się od tej, która pojawiała się w Perjanjian Lama, czyli “Jozuea” jest w chrześcijaństwie powszechnym określeniem imienia Syna Bożego. W łacinie brzmi ona bardzo podobne do greki czyli “lesus”.

 

Pada titik apa dan dalam keadaan apa pertama kali dalam Kitab Suci muncul nama "Yesus"? Informasi ini diberikan dalam Alkitab w Injil Matius dan Luke. Menarik untuk dicatat bahwa versi dari Penginjil pada penampilan pertama nama ini berbeda. Yang pertama - Santo Matthew ia menulis bahwa nama Semua itu didiktekan kepada Yusuf dalam mimpi oleh seorang Malaikat. Joseph targany adalah wątpliwościami, ponieważ bał się potężnego skandalu obyczajowego, gdyś Mary Dia hamil, yang melibatkan skandal dan kutukan dari orang-orang. Pada suatu malam ia bermimpi tentang seorang malaikat yang meyakinkannya untuk tinggal bersama Perawan Maria, dan mengatakan bahwa seorang Putra akan lahir baginya, yang kepadanya ia akan memberikan nama Yesus dan yang akan menyelamatkan dunia dari dosa. Lukas, di sisi lain, menegaskan dalam tulisannya bahwa nama Yesus zostało podyktowane Marce Boskiej przez archanioła Gabriela w czasie Zwiastowania, kiedy to rzekł jej, że pocznie i porodzi Syna, któremu nada nama Yesus.

Apologia nama Yesus disimpulkan oleh Rasul Paul kepada Surat kepada jemaat di Filipi, di mana ia mencatat bahwa Yesus jest imieniem ponad wszelkie inne imiona, a na usłyszenie tego imienia, każdy ma upaść na kolano i oddać mu cześć i chwałę.